Sebuah Persembahan
Buka dengan MENGETUK layar ya, bukan di-scroll. Soalnya kalau cuma di-scroll, ya nggak bakal kebuka — sama kayak tiketmu kemarin-kemarin 😏
Tarik napas dulu…
Udah berapa kali ya kamu nungguin amplop ini? Di-PHP 4 kali — bareng Ko Hen, bareng Frans. Tanggal 1 katanya jadi. Tanggal 6 katanya jadi. Hidup memang penuh rintangan, apalagi rintangan namanya "tiket belum issued".
Tapi akhirnya… tiketmu udah ISSUED.
☟ Ketuk amplop merah untuk lihat tiketmu
Kabar baik
Lihat sekarang: wisuda kelar, ijazah udah di tangan. Sebagai ibu, kamu MENANG. Dan… ini saatnya kamu terima tiket—
☟ Buka amplop hijau
…eh, bentar
Soalnya sebelum tiket ini, ada drama dulu: mood naik-turun di rumah, urusan sidang, semua bikin penat. Demi selembar tiket doang lho ini perjuanganmu.
Sekarang, kesabaranmu yang bakal buka tiket ini…
☟ Buka amplop biru
Pelan-pelan
Apapun cobaannya, kamu tetap berdoa, tetap berbakti ke orang tua. Karena kamu percaya — di balik semua penundaan, pasti ada jalan buat tiket ini. 🤲
☟ Buka amplop pink
Yang sabar yaa
Abis ini beneran tiket kok. Janji. (Kayaknya.)
Buka amplopnya sekali lagi.
☟ Buka amplop ungu
Saat yang ditunggu
Berpisah sejenak dengan anak dan orang tua tercinta… untuk meraih impian hidup yang layak buat kamu.
☟ Buka amplop terakhir…
Kini, kupersembahkan
Beneran kali ini, teh. Dua tiketmu udah di sini—ketuk tutupnya buat ngintip. 🛫
Sampai bertemu & berjuang bersama di Vietnam.
Xin chào Vietnam! 🛫
— BY: TRIO IRYANDI .
☝ Ketuk kadonya buat confetti 🎉